comic

Rabu, 22 September 2010

Lembaga Pendidikan yang Berjiwa Nasional Sebelum Kemerdekaan




1.      Perguruan taman siswa
            Peguruan taman siswa didirikan oleh Ki Hajar Dewantara pada tanggal 3 juli 1922 diyogyakarta. Ki Hajar Dewan tara lahir pada tanggal 2 mei 1889, dengan nama kecil Suwardi Suryanigrat. Peguruan ini didirikan dalam bentuk yayasan. Latar belakang pendirian adalah bahwa sekolah-sekolah yang didirikan oleh pemerintah Hindia  Belanda sesungguhnya tidaklah diperuntuhkan bagi kepentingan rakyat Indonesia melainkan untuk kepentingan politik kolonia Belanda, meskipun Mr. C. Th. Van Den Venter mengatakan untuk penebusan dosa kekpada rakyat Indonesia. (majlis luhur taman siswa 1979)

a.      Azas taman siswa (1922)
1)      Setiap orang berhak mengatur dirinya sendiri dengan mengingat tertib persatuan dalam kehidupan umum.
2)      Pendidikan yang diberikan hendaknya dapat menjadikan manusia yang merdeka.
3)      Pendidikan hendaknya didasarkan atas keadaan dan budaya Indonesia.
4)      Pendidikan diberika kepada seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
5)      Untuk mencapai azas kemerdekaan maka kita harus bekerja sesuai kemampuan diri sendiri.
6)      Oleh karena itu kita harus bersandar pada kekuatan diri sendiri.
7)      Pendidikan hendaklah mendidik anak dengan sepenuh hati, tulus , ikhlas dan tanpa mengharapkan imbalan.

b.      Dasar taman siswa (1947)
            pada tahun 1947 azas taman siswa disesuaikan dengan kondisi bangsa yang telah merdeka, sehingga kata “azas” diganti dengan “dasar”. Dasar ini disebut dengan “panca darma” yang terdiri dari :
1)      Kebudayaan
2)      Kemerdekaan
3)      Kodrat alam
4)      Kemanusian
5)      Kebagnsaan

c.       Tujuan perguruan taman siswa
            Tujuan pendidikan taman siswa adalah memnciptakan manusia merdeka lahir dan batin (majlis luhur taman siswa 1976). Dengan kata lain manusia merdeka lahir dan batin adalah manusia yang mampu untuk senantiasa mewujudkan kemanusiaanya.

d.      Semboyan taman siswa
1)      Suci tata ngesti tunggal, artinya dengan kesucian batin dan teraturnya hidup lahiriyah kita mengejar kesempurnaan.
2)      Bbit, bebet, bobot.
3)      Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso , tutu wuri handayani.
4)      Lebih baik mati terhormat dari pada hidup nista.
5)      Rawe-rawe rantas malnag-malang putung artinya segala sesuatu yang merintangi akan hancur jika mempunyai kemauan yang teguh.
6)      Neng-ning-nung-nang artinya ketenangan menimbulkan kejerniaan fikiran yang menuju kepuasan batin.

e.       Jenis –jenis pendidikan taman siswa
1)      Taman indriya (taman kanak-kanak, umur  5 tahun)
2)      Taman anak (kelas I-III SD, umur 8-10 tahun )
3)      Taman muda (kelas IV-VI SD, umur 11-14 tahun)
4)      Taman dewasa (SLTP, umur 15-8 tahun)
5)      Taman dewasa raya / taman madya (SLTA, umur 19-20 tahun)
6)      Taman guru (B1, B2, B3 dan taman guru indriya)

f.       Hasil-hasil yang dicapai taman siswa
            Peguruan taman sisiwa dari sejak didirikan sampai sekarang telah mencapai berbagai hal yaitu :
1)      Gagasa / pemikiran tentang pendidikan nasional
2)      Lembaga-lembaga pendidikan dari taman indriya sampai serjana wiyata
3)      Sejumlah alumni peguruan yang telah menjadi tokoh nasional

2.      Perguruan Muhammadiyah
            Muhammadiyah didirikan pada tanggal 18 november 1912 di Yogyakarta yang didirikan oleh Kiyai Haji Ahmad Dachlan.muhammadiyah merupakan gerakan islam amla ma’ruf nahi mungkar, beraqidah islam dan bersumber pada Al Qur’an dan sunnah serta bertujuan untuk menunjung tinggi agama islam sehingga tercipta masyarakat isalam yang benar-benar diridhoi Allah SWT.

a.      Latar belakang berdirinya pendidikan muhammadiyah
            Latar belakang didirikannya muhammadiyah yaitu adanya beberapa gejalh yang menonjol yakni

1)      Kerusakan dibidang agama
2)      Kebekuan dalam bidang hokum fiqih
3)      Kemunduran dalam pendidikan islam
4)      Kemajuan zending Kristen dan misi katholik

            Berdasarkan hal-hal diatas maka umat islam melakukan kegiatan yang mencakup :
1)      Membersihkan islam dari pengaruh dan kebiasaan non islam
2)      Memformulasikan kembali doktrin islam menurut alam fikiran modern
3)      Reformasi ajaran dan pendidikan islam
4)      Mempertahankan islam dari pengaruh luar
5)      Melepaskan dari belenguh penjajah


b.      Azas pendidikan muhammadiyah
            Azas pendidikan muhammadiyah adalah islam dengan berpedoman pada Al Qur’an dan sunnah

c.       Tujuan dan target pendidikan muhammadiya
Tujuan pendidikan muhammadiyah ialah membentuk manusia muslim, akhlak mulia, cakap, percaya kepada diri sendiri. Berdasarkan tujuan ini, maka tarket yang ingin dicapai oleh lulusan pendidikan adalah :
·         Aqidah yang lurus
·         Akhlaqul karimah
·         Akal yang sehat dan cerdas
·         Keterampilan
·         Pengabdian

d.      Cita-cita pendidikan
            Cita-cita pendidikan meliputi tiga aspek yaitu :
·         Budi baik, alim dan beragama
·         Luas pandang dalam ilmu-ilmu dunia
·         Bersedia berjuang demi kemajuan masyarakat

e.       Dasar pendidikan muhammadiyah
Pendidiakn muhammadiyah berdasarkan kepada :
·         Tajdid
·         Kemasyarakatan
·         Aktivitas
·         Kreativits
·         Optimism

f.       Fungsi pendidikanmuhammadiyah
·         Alat dakwah kedalam dan keluar
·         Tempat pendidiakn kader
·         Gerakan amal anggota


g.      Hasil-hasil yang dicapai pendidiakan muhammadiyah
·         Gagasan tentang pembaharuan pendidiakan
·         Lembaga-lembaga pendidikan dari TK dan pasca serjana
·         Sejumlah alumni perguruan yang telah jadi toko nasional

3.      Ruang INS kayu tanam
            Ruang INS (Indonesian nederlandsche school) didirikan oleh Muhammad syafei pada tanggal 31 oktober 1926 di kayu tanam. Muhammad syfei di lahirkan di mantan, Kalimantan barat tahun 1893. INSpaqda mulanya dipimpin oleh  bapak angkatnya marah sultan kemudian oleh muhammad sysfei sendiri. Dimulai dengan 79 murid, di bagi dalam dua kelas, serta masuk sekolah secara bergantian karena gurunya hanya satu yakni Muhammad syafei (navis, 1996).
            “Ruang Pendidikan” artinya suatu tempat yang luas yang di gunakan untuk belajar dan mengajar yang bukan hanya terbatas pada adanya guru murid tetapi dapat di laksanakan dari pengaaman dan kehadiran alam di sekitarnya (sekolah kerja) (navis, 1996).

a.       Riwayat hidup Muhammad Syafei
1)      Muhammad Syafei dilahirkan dikalimantan barat, mantan 1893. Ibunya bernama syafiah sedangaka ayahnya sudah meniggal semenjak ia masih kecil.
2)      Ia dibesarkan oleh ayah angkatnya bernama marah sultan dan ibunya angkatnya khadijah.
3)      Setela tamat sekolah guru dibukit tinggi, ia bekerja sebagai guru disekolah kartini dijakarta selama 8 tahun.
4)      Pada tanggal 31 mei 1922 ia pergi kenegeri belanda untuk melanjutkan sekolah sebagai guru dan pegemar seni selama 4 tahun dan memperoleh ijazah guru eropa.
5)      Pada tanggal 31 oktober 1926 ia memimpin sekolah dikayu tanam .
6)      Ia berpedoman pada prinsip berdiri sendiri,.
7)      Pada tahun 1946 ia  diangkat menjadi mentri PP dan K dalam cabinet sahrir yang kedua, kemudian ia menjadi anggota dewan yang agung.
8)      Pada tahun 1950 muhammad syafei menjadi anggota parlemen dan pad tanggal 5 maret 1969 ia meninggal dunia di padang  pada usia 73 tahun


1 komentar:

blogger_newbie mengatakan...

makasih banyak bro....

Poskan Komentar